Fokus Jaga Stabilitas Jakarta, Anies Tak Mau Urus Cuitan Ambulans Denny Siregar

Fokus Jaga Stabilitas Jakarta, Anies Tak Mau Urus Cuitan Ambulans Denny Siregar

Gelora Media
facebook twitter whatsapp

GELORA.CO - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak mau ambil pusing tentang dugaan penyebaran hoax yang dilakukan oleh buzzer pendukung Joko Widodo, Denny Siregar.

Pasalnya, akun @dennysiregar7 lebih dulu berkicau mengenai ambulans milik DKI pembawa batu saat aksi demo pelajar STM. Cuitan Denny muncul lebih dulu ketimbang TMC Polda Metro.

Menanggapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum mau mengambil langkah hukum untuk melaporkan cuitan Denny ke polisi.


"Jadi kita tidak mau menghabiskan energi buat yang lain-lain," kata Anies di Gedung Balaikota DKI Jakarta usai bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Jumat (27/9).

Anies menambahkan, saat ini pemprov mempunyai prioritas utama, yakni memastikan Jakarta dalam keadaan stabil dan aman untuk seluruh warganya pascademonstrasi.

"Tadi pun pertemuan dengan Pak Kapolda dalam rangka agar masyarakat di Jakarta tenang. Prioritasnya adalah Jakarta stabil dan tenang.Itu prioritas kita," paparnya.

Seperti diketahui, buzzer pendukung Joko Widodo, Denny Siregar mencuit soal ambulans berlogo DKI yang membawa batu. Cuitan itu diunggah pada Kamis (26/9) sekitar pukul 01.24.

"Hasil pantauan malam ini.. Ambulans pembawa batu ketangkep pake logo @DKI Jakarta," tulis Denny melalui akun Twitter @dennysiregar7.

Cuitan Denny itu menjadi masalah lantaran Denny lebih dulu mencuit ketimbang akun TMC Polda Metro Jaya.

"02:15 Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto," demikian cuitan @TMCPoldaMetro, Kamis (26/9).(rmol)
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita