GELORA.CO - Imbauan bakal calon presiden petahana Joko Widodo kepada relawannya untuk tidak takut saat diajak berkelahi kembali diungkit.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai bahwa imbauan itu merupakan ucapan yang keluar dari orang yang tidak bertanggung jawab.
“Ucapan tidak takut untuk diajak berantem itu bukan ucapan orang yang bertanggung jawab,” ujarnya di sela-sela deklarasi Kornas Prabowo-Sandi di kediaman mantan Kapolda Metro Jaya, Noegroho Djajoesman, Jakarta, Minggu (9/9).
Menurutnya, demokrasi di Indonesia harus menjadi kontestasi yang penuh dengan kedamaian. Untuk itu dia mengaja segenap anak bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta menjadikan kontestasi demokrasi ini sesuatu yang penuh kedamaian.
“Democracy is wonderful dan democracy is wonderful, pesan saya mari kita jaga persatuan. Kita tidak ingin berdarah-darah,” pungkasnya. [ian]
Pada awal Agustus lalu, Jokowi mengeluarkan imbauan kepada para relawannya yang berkumpul di Sentul International Convention Center (SICC). Jokowi meminta relawan untuk melakukan kampanye dengan yang baik.
Namun demikian, relawan diimbau untuk tidak takut saat mendapat perlawanan dari pihak lawan.
"Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi. [rmol]