Tanggapi Bom Gereja di Surabaya, Ruhut Malah Bilang Begini

Tanggapi Bom Gereja di Surabaya, Ruhut Malah Bilang Begini

Gelora News
facebook twitter whatsapp

www.gelora.co - Ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018) pagi.

Tiga Gereja itu, yakni Santa Maria di Ngagel, GKI di Jalan Diponegoro, dan Gereja di Jalan Arjuno.

Rupanya kabar tersebut sampai hingga ke telinga Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul.

Melalui akun twitter pribadinya, @ruhutsitompul, dirinya turut mengecam tindakan teroris yang dilakukan di ketiga gereja tersebut.

Ruhut juga mengatakan jika tindakan tersebut bukti bahwa pendukung pelaku teror terlihat semakin takut jika Jokowi menjadi Presiden 2 periode.

Berikut kicauan Ruhut Sitompul:

"Walau teror bom yang kalian lakukan sangat biadab di beberapa gereja di Surabaya, mengakibatkan korban orang tidak berdosa anak kecil pun menjadi korban.

Ingat kami rakyat Indonesia tidak pernah takut.

Para pendukung pelaku teror terlihat semakin takut Pak Jokowi 2 Periode. Merdeka", tulisnya.

Cuitan Ruhut Sitompul (Twitter)

Dikabarkan sebelumnya, 9 orang tewas dan 38 orang luka-luka atas kejadian bom gereja di Surabaya.

Kronologi kejadiannya, pada pukul 07.30 WIB bom meledak di Gereja Santa Maria. Bom kedua meledak pukul 07.45 WIB di Gereja GKI Jalan Diponegoro, dan bom ketiga meledak pukul 07.50 WIB di salah satu gereja di Jalan Arjono.

Menurut kabar yang beredar, bom tersebut diduga berasal dari pelaku bom bunuh diri.

Informasinya, pelaku adalah seorang perempuan yang datang ke gereja bersama dua orang anak.

"Dia mendekat ke geraja, mau masuk, tapi kemudian dilarang oleh petugas, diminta keluar di area gereja," cerita Didin, jemaah GKI yang sebelumnya akan mengikuti misa jam 08.00 WIB.

Kemudian mereka berdiri di sekitaran parkir sepeda motor yang berada di badan jalan Diponegoro.

Tak lama, bom pun meledak.

"Informasinya, bom juga ada di tubuh anak-anaknya," tandas Didin.

Saat ini, kondisi tubuh ketiganya dalam kondisi tercerai berai dan masih ada di depan gereja.

Bersamaan dengan kejadian tersebut, tagar #KamiTidakTakutTeroris menduduki peringkat trending topik di Twitter, Minggu (13/5/2018).[tn]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita