Terjun Ke Politik Jadi Ajang Pembuktian Gatot

Terjun Ke Politik Jadi Ajang Pembuktian Gatot

Gelora News
facebook twitter whatsapp

www.gelora.co - Nama Panglima TNI Gatot Nurmantyo yang masuk dalam berbagai survei untuk pemilihan presiden semakin membuka jalan politik untuk panglima kelak.

Apalagi, Gatot bakal purna tugas pada 2018 mendatang. Sehingga dari segi momentun lengkap sudah untuk Gatot. Dukungan publik dan kosong jabatan satu tahun sebelum pilpres.

"Saya juga menyarankan untuk Pak Gatot turun ke dunia politik untuk menguji sejauh mana dukungan positif selama ini," kata Muradi, Pengamat Militer Universitas Padjadjaran kepada INILAHCOM, Sabtu (7/10/2017).

Nama Gatot masuk dalam beberapa lembaga survei untuk pilpres 2019 mendatang. Bahkan elektabilitasnnya cukup tinggi untuk seorang pendatang baru. Gatot sendiri dijadwalkan akan masuk masa pensiun pada Maret 2018 mendatang.

Saat itu, kata Muradi, bakal menjadi pembuktian bagi Gatot dengan segala resikonya. Sebab bisa saja setelah pensiun dari militer, elektabilitas Gatot menurun seketika.

"Dulu Pak Moeldoko sewaktu jadi panglima juga digadang-gadang. Namun kenyataan apa sekarang," kenangnya.

Meski rata-rata elektabilitasnya masih jauh dari nama-nama tokoh lain potensial seperti Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Susi Pudjiastuti namun perlu diingat Gatot belum terjun dalam urusan politik. Jika jadi pensiun Maret tahun depan, tentu Gatot bakal punya cukup waktu untuk terus mendongkrak elektabilitasnya. [inc]
BERIKUTNYA
SEBELUMNYA
Ikuti kami di Google Berita